Posts

Showing posts from April, 2017

BAB 10: KEKUATAN

"Jepang sangat waspada dengan tiga kekuatan : Kekuatan pedang,permata dan cermin." Pedang melambangkan kekuatan senjata. Amerika telah menghabiskan terliunan dolar untuk senjata dan karena itu,merupakan kekuatan militer yang besar di dunia. Permata melambangkan kekuatan uang. Ada sejumlah kebenaran dalam perkataan, "Ingatlah aturan emas. Siapa yang memiliki emas adalah yang membuat aturan." Cermin melambangkan kekuatan pengetahuan diri. Pengetahuan ini,menurut lagenda orang Jepang,adalah harta paling berharga dari ketiganya. Orang miskin dan kelas menengah terlalu sering membiarkan kekuatan uang mengendalikan mereka. Dengan semata bangun dan bekerja lebih keras,tanpa bertanya pada diri sendiri apakah yang mereka lakukan masuk akal,mereka seperti menembak diri sendiri ketika berangkat bekerja setiap pagi. Dengan tidak sepenuhnya memahami uang,kebanyakan orang membiarkan kekuatan yang menyilaukan itu menguasai mereka. Kalau menggunakan kekuatan cermin...

BAB 9: BAGAIMANA PERJALANAN MENUJU IMPIAN KEUANGAN BERUBAH MENJADI MIMPI BURUK KEUANGAN

Cerita kelasik tentang orang-orang yang bekerja keras membentuk pola tertentu. Pasangan muda yang baru menikah,bahagia,dan berpendidikan tinggi tinggal di apertemen sewa yang sumpek. Mereka segera menyadari bahwa mereka bisa menabung karena dua orang bisa hidup sama murahnya seperti satu orang. Masalahnya,apertemen itu sumpek. Mereka memutuskan menabung untuk membeli rumah impian mereka supaya bisa memiliki anak. Sekarang mereka memiliki dua penghasilan,dan mereka mulai memfokuskan diri pada karier mereka. Penghasilan mereka meningkat. Ketika penghasilan mereka meningkat,pengeluaran mereka juga bertambah. pengeluaran nomor satu bagi kebanyakan orang adalah pajak. Banyak orang mengira itu pajak penghasilan,tapi bagi kebanyakan orang,pajak tertinggi adalah Jaminan Sosial. Bagi seorang karyawan,tampaknya seolah-olah pajak Jaminan Sosial digabung dengan tarif pajak Layanan kesehatan memiliki besaran sekitar 7.5% tapi sesungguhnya 15% karena pemberi kerja juga harus menyetorkan Jam...

BAB 8: FONDASI KEUANGAN

Alasan saya menceritakan di BAB 7 dengan cerita tentang orang orang terkaya di Amerika adalah untuk menunjukkan kelemahan pada keyakinan bahwa uang akan memecahkan semua masalah. itulah sebabnya saya merasa ngeri saat mendengar orang menanyakan cara menjadi kaya dengan lebih cepat,atau di mana mereka harus mulai. Saya sering mendengar, "Saya punya utang,jadi saya harus menghasilkan lebih banyak uang" Namun,uang dalam jumlah lebih banyak kerap kali tidak memecahkan masalah. Pada kenyataannya,hal itu mungkin malah menggandakan masalah. Uang kerap memperjelas kelemahan manusiawi kita yang tragis,menyoroti apa yang tidak kita ketahui. Itulah sebabnya,terlalu sering terjadi seseorang yang tiba-tiba kejatuhan rezeki nomplok   misalnya warisan,kenaikan gaji,atau menang lotre segera kembalike kesulitan keuangan yang sama,bahkan terkadang lebih parah dari sebelumnya. Uang hanya mengasakan pola arus kas yang mengalir kepada Anda. Kalau pola Anda adalah menghabiskan semua yang Anda per...

BAB 7: MEMBANGUN

Jika Anda  akan membangun Empire State Building,hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menggali lubang yang dalam dan membuat fondasi yang kukuh. Jika akan membangun rumah di pinggir kota,yang anda butuhkan hanyalah campuran batu dan semen sedalam 15 cm sebagai fondasi. Kebanyakan orang,karena nafsu mereka yang begitu besar untuk menjadi kaya,berusaha membangun Empire State Building dengan fondasi sedalam lima belas sentimeter. Sistem pendidikan kita,yang diciptakan pada Era Agraria,masih percaya pada rumah tanpa fondasi. Lantai tanah masih di gemari. Karena itu,anak-anak lulus dari sekolah tanpa fondasi kauangan yang riil. Suatu hari karna tak bisa tidur dan terlilit utang besar,menjalani impian Indonesia di daerah pinggir kota,mereka memutuskan hawaban atas masalah keuangan mereka adalah menemukan cara untuk menjadi kaya dengan cepat. Pembangunan menara pencakar langit pun dimulai.Bangunan itu dengan cepat bertambah tinggi,dan dengan segera saja,bukannya Empire State B...

BAB 6: MENGAPA MENGAJARKAN MELEK KEUANGAN?

"BUKAN SEBERAPA BANYAK UANG YANG ANDA HASILKAN" TAPI SEBERAPA BANYAK UANG YANG ANDA SIMPAN" Pada 2016,Saya keluar dari Sekolah saya pada umur 16 tahun, keluar dari Sekolah bukan berarti tidak belajar atau bekerja. Justru di saat saya berda di saat kondisi tidak di didik oleh sekolah saya menemukan hal baru,dan belajar sesuatu yang tak pernah di ajarkan di sekolah,dan akhirnya saya tau kenapa orang yang berpendidikan tinggi bisa memiliki seorang bos yang mungkin hanya tamatan sekolah dasar,atau lebih rendah darinya.  pada 2017, saya memutuskan untuk terus belajar tentang bisnis,dan mengurangi pelajaran untuk sekolah, Saya mulai membangun usaha saya,saya berusaha menanam sebuah pohon yang besar,saat ia kecil anda akan menyiram nya bertahun tahun,lalu suatu hari pohon itu tidak membutuhkan anda lagi. Akar-akarnya sudah tertancap cukup dalam.Pohon itu lalu memberikan keteduhan yang bisa anda nikmati. ketika saya berbicara pada sekelompok orang,mereka sering be...

BAB 5:Menghindari perangkap terbesar dalam hidup

Saya ingin kalian menghindari perangkap itu. Itulah yang benar benar ingin saya ajarkan pada kalian. Tidak hanya menjadi kaya,karena menjadi kaya tidak memecahkan masalah. KEKAYAAN TAK AKAN MEMECAHKAN MASALAH.Mari saya jelaskan emosi yang satunya lagi : hasrat. Sejumlah orang menyebutnya ketamakan,tapi saya lebih senang menyebutnya hasrat. Sangatlah wajar bila orang menginginkan sesuatu yang lebih baik,lebih indah,lebih menyenangkan,atau menarik. Jadi, orang bekerja untuk uang juga karena hasrat. Mereka menginginkan uang untuk kesenangan yang mereka pikir bisa mereka beli. Tapi kesenangan yang di bawa oleh uang sering kali tidak lama,dan mereka pun segera menginginkan uang lebih banyak untuk mendapatkan kesenangan lebih banyak,kenikmatan lebih banyak,kenyamanan lebih banyak,dan rasa terjamin lebih banyak. Jadi, mereka terus bekerja, mengira bahwa uang akan menenangkan jiwa mereka yang gundah akibat ketakutan dan hasrat tapi uang tidak bisa melakukannya. Dan itu juga termasuk...

BAB 4: Orang kaya tidak bekerja untuk uang

anda sebaiknya mulai berpikir. anda sedang menatap salah satu pelajaran terbesar dalam hidup. Kalau bisa menarik hikmah dari pelajaran ini,kalian akan menikmati hidup yang dipenuhi rasa aman dan kebebasan yang luar biasa. kalau tidak, kalian akan menjadi sama seperti sebagian besar orang yang sedang berangkat ke kantor dan bekerja dan terus memperkaya orang lain. Mereka bekerja sangat keras untuk uang yang sedikit,bergantung pada ilusi jaminan kerja,menanti-nantikan liburan selama tiga minggu setiap tahun dan mungkin uang pensiun yang amat kecil setelah 45 tahun bekerja. Kalau itu membuat kalian senang,saya saran kan berhenti membaca! saya pernah menerima pertanyaan "Tapi mereka pekerja keras yang baik.apakah anda sedang mentertawakan mereka?" saya pun menjawab"saya tidak akan sekejam itu,saya mungkin terdengar kejam karna saya melakukan yang terbaik untuk menunjukkan sesuatu pada kalian,saya ingin memperluas pandangan klaian,supaya kalian bisa melihat sesuatu yang ...

BAB 3: Membuat pola pikir baru

APA YANG DI AJARKAN ORANG KAYA TENTANG UANG KEPADA ANAKNYA,YANG TAK PERNAH DI AJARKAN ORANG MISKIN DAN KELAS MENENGAH KEPADA ANAK NYA TENTANG UANG! (ROBERT T. KIYOSAKI) ingat hal ini Orang kaya tidak bekerja untuk uang,dan orang miskin dan kelas menengah bekerja untuk uang!,disini kita akan belajar menjadi kaya tanpa sekolah,dan justru ada satu hal yang tidak di ketahui banyak orang,bahwa sebenarnya sekolah lah yang membuat banyak orang menjadi pekerja selama hidupnya,dan menjadi budak uang. Selama ini kita pasti berfikir bahwa Belajar adalah Dengan berbicara atau dengan membaca! Begitulah mereka mengajari kita di sekolah,Tapi hidup tidak menggajari kita dengan cara itu,dan saya mengatakan bahwa hidup adalah guru terbaik dari semuanya. Pada sebagian besar kesempatan hidup tidak bicara padamu. Hidup semata mempermainkanmu, setiap persitiwa itu memiliki arti. jika anda menarik hikmah dari pelajaran kehidupan,anda akan baik baik saja. Kalau tidak, Hidup hanya aakn terus mem...

Bagian 2: Memulai hidup Baru

lanjut cerita,saya pindah dari kota kelahiran saya menuju Ibukota,di Ibukota saya tinggal Bersama Uncu(Tante) saya,dia cukup baik. di Jakarta saya hidup cukup berkecukupan karna kebetulan Uncu saya adalah Orang hebat,dan ia mengajarkan saya tentang Pikiran Positif,dan dia sering mengajarkan saya tentang Bisnis,dan entah kenapa saya tertarik dalam hal itu,Saya belajar giat,bahkan bisa lupa waktu jika itu soal Bisnis,hihihi. tapi Bohong! Di awal saya tidak paham apa itu bisnis,saya tidak terlalu menyukainya,apalagi saya benci belajar,tapi hingga akhirnya,saya mulai melihat ke dalam dunia bisnis,dan akhirnya saya paham,bahwa inilah dunia saya sesungguhnya,Uncu saya menekan kan saya untuk melanjutkan pendidikan saya walau begitu,dia memberi saya sebuah Buku Karya Robert T kiyosaki,dari buku itu saya belajar banyak tentang bisnis,dan akhirnya saya mendapatkan PELAJARAN PALING BERARTI BAHWA ORANG KAYA TIDAK BEKERJA UNTUK UANG,DAN ORANG KELAS MENENGAH DAN MISKIN BEKERJA UNTUK UANG SEPANJ...

Bagian 1: Masa Kecil saya yang hebat,dan kegagalan yang berarti

Assalamualaikum,seperti di awal saya adalah peria kelahiran Medan 2001,saya lahir di keluarga yang Menengah,Ayah saya Bekerja di perusahaan swasta,dan Ibu saya adalah seorang guru. Saya dari sejak kecil tidak tinggal dengan mereka,saya tinggal dengan orang yang saya sebut Bou(bibi dalam bahasa medan nya),dia mendidik saya dengan sangat keras,jika saya nakal ia akan menghukum saya dan memarahi saya,dan akhirnya karna itulah saya menjadi seorang yang kuat,benar benar kuat akan cobaan,saya tidak pernah di manja oleh beliau,bahkan saya harus bersabar ketika meminta sesuatu. tapi hal itu yang membentuk karakter saya yang bisa hidup dalam kesusahan,walau dalam kecukupan sekalipun,ataupun terjatuh,hal itu membuat saya menjadi kuat!,itu alasan kenapa saya pernah berkata kepada seseorang teman saya,jangan pernah manja anak mu,karna ia akan tumbuh menjadi pecundang!,oke lanjut cerita suatu ketika saya kehilangan Ibu saya,di saat itu saya masih SD dan belum benar benar paham untuk memahami ar...

Kata Pembuka

Assalamualaikum WR.WB perkenalkan nama saya Muhammad Syukran Fadhillah,saya adalah seorang lelaki kelahiran 2001 tepatnya di Medan,saya adalah 1 dari sekian banyak pengusaha muda yang sedang berusaha merintis karir,saya akan berbagi pemikiran dan kisah hidup kepada para pembaca sekalian,oke saya rasa sekian pembuka dari saya Ayo kita mulai!. LETS ROCK!!!