BAB 5:Menghindari perangkap terbesar dalam hidup

Saya ingin kalian menghindari perangkap itu. Itulah yang benar benar ingin saya ajarkan pada kalian. Tidak hanya menjadi kaya,karena menjadi kaya tidak memecahkan masalah.


KEKAYAAN TAK AKAN MEMECAHKAN MASALAH.Mari saya jelaskan emosi yang satunya lagi : hasrat. Sejumlah orang menyebutnya ketamakan,tapi saya lebih senang menyebutnya hasrat. Sangatlah wajar bila orang menginginkan sesuatu yang lebih baik,lebih indah,lebih menyenangkan,atau menarik. Jadi, orang bekerja untuk uang juga karena hasrat. Mereka menginginkan uang untuk kesenangan yang mereka pikir bisa mereka beli. Tapi kesenangan yang di bawa oleh uang sering kali tidak lama,dan mereka pun segera menginginkan uang lebih banyak untuk mendapatkan kesenangan lebih banyak,kenikmatan lebih banyak,kenyamanan lebih banyak,dan rasa terjamin lebih banyak. Jadi, mereka terus bekerja, mengira bahwa uang akan menenangkan jiwa mereka yang gundah akibat ketakutan dan hasrat tapi uang tidak bisa melakukannya.

Dan itu juga termasuk kepada orang kaya,Kenyataannya,alasan banyak orang kaya itu kaya bukanlah hasrat,tapi rasa takut. Mereka menyakini bahwa uang bisa menyingkirkan rasa takut miskin,jadi mereka menimbun berton-ton uang,hanya untuk mendapati bahwa ketakutan itu semakin parah,mereka sekarang takut kehilangan uang. Ada beberapa teman saya yang tetap bekerja sekalipun mereka mempunyai uang berlimpah. Saya kenal orang yang mempunyai uang jutaan dolar dan menjadi lebih takut daripada ketika mereka miskin. Mereka takut kehilangan semua itu. Ketakutan yang mendorong mereka untuk menjadi kaya semakin memburuk. Bagian jiwa mereka yang lemah dan miskin benar-benar menjerit lebih keras.Mereka tidak ingin kehilangan rumah besar,mobil,dan kehidupan kelas atas yang mereka dapatkan dari uang. Mereka mengkhawatirkan apa yang akan dikatakan oleh teman-teman mereka jika mereka kehilangan itu semua. Banyak yang merasa putus asa dan merana secara emosi,meskipun mereka terlihat kaya serta punya lebih banyak uang.
Mungkin anda akan berpikir “kalau begitu orang miskin lebih bahagia?”
Tidak,saya kira tidak,Menghindari uang itu sama gilanya seperti terikat pada uang,Saya telah bertemu dengan begitu banyak orang yang berbicara,Oh,saya tidak tertarik dengan uang,tapi mereka bekerja di suatu tempat selama delapan jam setiap hari bahkan lebih.Itu menyangkal kebenaran. Kalau mereka tidak tertarik dengan uang,mengapa mereka bekerja? Pemikiran semacam itu mungkin lebih gila ketimbang seseorang yang menimbun uang.”

Jangan mengkhawatirkan apa yang baru saja saya katakan dalam blog ini. Itu akan terasa lebih masuk akal kedepan. Cukup jadilah pengamat atas emosimu,jangan bereaksi. Kebanyakan orang tidak tahu bahwa emosi merekalah yang berpikir. Emosi kalian adalah emosi kalian,tapi kalian harus belajar berpikir sendiri.
Butuh contoh?:Ketika seorang berkata,saya perlu mendapat pekerjaan,lebih besar kemungkinannya emosi yang sedang berpikir. Rasa takut tidak mempunyai uang menghasilkan pikiran itu.
Kalau rasa takut tidak punya cukup uang timbul,bukannya segera mencari pekerjaan baru,mereka justru bertanya pada diri mereka sendiri: Apakah suatu pekerjaan akan menjadi pemecahan terbaik untuk rasa takut ini dalam jangka panjang?,Menurut saya jawaban nya tidak. Pekerjaan benar-benar hanya solusi jangka pendek untuk permasalahan janga panjang.
Tapi anda pasti selalu mendengar perkataan seperti ini?”Teruslah bersekolah dan raih nilai bagus supaya kau bisa mendapatkan pekerjaaan yang aman dan terjamin”.
Jawaban yang tepat dari hal itu adalah “kebanyakan orang menganjurkan itu dan itu gagasan yang baik bagi kebanyakan orang. Tapi orang membuat anjuran itu terutama karena rasa takut.”

Kalian bisa lihat,pada dasarnya kita kita semua adalah karyawan. Hanya saja kita bekerja pada tingkat berbeda, Saya hanya ingin kalian mempunyai kesempatan untuk menghindari perangkap yang disebabkan oleh kedua emosi itu,ketakutan dan keinginan. Gunakan keduanya untuk kepentingan kalian,bukan untuk melawan kalian.itu yang ingin saya ajarkan lewat tulisan ini pada kalian para pembaca.Saya tidak tertarik sekedar mengajari kalian menghasilkan setumpuk uang.itu tidak akan mengatasi ketakutan atau keinginan.Jika kalian tidak terlebih dulu menyelesaikan masalah ketakutan dan keinginan ini,dan kalian menjadi kaya,kalian hanya akan menjadi budak dengan upah yang tinggi..

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bagian 2: Memulai hidup Baru

Kata Pembuka

BAB 9: BAGAIMANA PERJALANAN MENUJU IMPIAN KEUANGAN BERUBAH MENJADI MIMPI BURUK KEUANGAN