BAB 6: MENGAPA MENGAJARKAN MELEK KEUANGAN?
"BUKAN SEBERAPA BANYAK UANG YANG ANDA HASILKAN"
TAPI SEBERAPA BANYAK UANG YANG ANDA SIMPAN"
Pada 2016,Saya keluar dari Sekolah saya pada umur 16 tahun, keluar dari Sekolah bukan berarti tidak belajar atau bekerja. Justru di saat saya berda di saat kondisi tidak di didik oleh sekolah saya menemukan hal baru,dan belajar sesuatu yang tak pernah di ajarkan di sekolah,dan akhirnya saya tau kenapa orang yang berpendidikan tinggi bisa memiliki seorang bos yang mungkin hanya tamatan sekolah dasar,atau lebih rendah darinya.
pada 2017, saya memutuskan untuk terus belajar tentang bisnis,dan mengurangi pelajaran untuk sekolah, Saya mulai membangun usaha saya,saya berusaha menanam sebuah pohon yang besar,saat ia kecil anda akan menyiram nya bertahun tahun,lalu suatu hari pohon itu tidak membutuhkan anda lagi. Akar-akarnya sudah tertancap cukup dalam.Pohon itu lalu memberikan keteduhan yang bisa anda nikmati.
ketika saya berbicara pada sekelompok orang,mereka sering bertanya apa yang saya rekomendasikan untuk mereka lakukan. "Bagaimana saya sebaiknya mulai?" Adakah buku yang anda rekomendasikan?" Apa yang harus saya lakukan untuk menyiapkan anak-anak saya?""apa rahasia mencapai kesuksesan?""Bagaimana saya bisa menghasilkan uang jutaan rupiah?" Kapan pun saya mendengar pertanyaan itu,saya ingat cerita ini
Usahawan Terkaya
"Pada 1932,Sekelompok pemimpin terhebat dan usahawan terkaya mengadakan pertemuan di Hotel Edgewater Beach di Chicago.Di antara mereka terdapat yang hadir Charles Schwab,Pemimpin perusahaan baja independen terbesar;Samuel Insull,presiden direktur perusahaan jasa publik terbesar di dunia;Howard Hospon,pemimpin perusahaan gas terbesar;Ivan Kreuger,presiden international Match Co, salah satu perusahaan terbesar di dunia kala itu;Leon Frazier, Presiden direktur Bank international Settlements;Richard Whitney,presiden direktur New York Stock Exchange;Arthur cotton dan Jesse Livermore, dua spekulator saham terbesar;serta Albert Fall,anggota kabinet presiden Harding. Dua puluh lima tahun kemudian,nasib sembilan dari mereka berakhir sebagai berikut:Schwab meninggal tanpa uang sepeserpun setelah lima tahun hidup dengan uang pinjaman. Insull meninggal di tanah asing dalam kondisi bangkrut. Hospon kehilangan kewarasan. Whitney dan Albert Fall baru saja keluar dari penjara. Fraser dan Livermore mati bunuh diri."
saya ragu apakah orang bisa mengatakan apa yang sesungguhnya terjadi pada mereka. Jika kita melihat tahun kejadianya,1923 itu persis sebelum terjadinya kehancuran pasar dan Depresi besar pada 1929, yang saya duga berpengaruh besar pada orang-orang itu dan kehidupan mereka. Intinya sebagai berikut:Saat ini kita hidup para era perubahan yang lebih besar dan lebih cepat daripada mereka. Saya menduga akan ada banyak ledakan dan kehancuran pada tahun-tahun mendatang yang serta dengan kebangkitan dan kejatuhan yang mereka alami. Saya perihatin melihat terlalu banyak orang menaruh perhatian terlalu besar pada uang dan bukan harta terpenting mereka. Jika orang disiapkan untuk bersikab fleksibel,berpikir terbuka,dan terus belajar,mereka akan tumbuh semakin kaya terlepas dari adanya perubahan-perubahan itu. Jika hidup yang berat. Kecerdasan akan memecahkan masalah dan menghasilkan uang. Uang yang tidak dibarengi dengan kecerdasan keuangan akan segera melayang.
kebanyakan orang tidak bisa menyadari bahwa yang penting dalam hidup ini bukanlah berapa banyak uang yang dihasilkan nya. Yang terpenting adalah berapa banyak yang di simpan. Kita mendengar kisah-kisah orang miskin memenangkan undian,yang tiba-tiba menjadi kaya raya, lalu jatuh miskin lagi. Mereka memenangkan jutaan rupiah dalam waktu singkat kembali ketitik tempat mereka mulai. Atau kisah para atlet profesional,yang pada umur 24 tahun menghasilkan miliaran rupiah,tapi sepuluh tahun kemudian tidur di kolong jembatan.
saya ingat kisah seorang pemain basket muda yang tahun lalu memiliki uang miliaran rupiah. Sekarang, pada usia 29 tahun, dia mengklaim teman, pengacara dan akuntannya mengambil uangnya. Dia terpaksa bekerja di tempat cuci mobil dengan upah minimum. Dia dipecat dari tempat cuci mobil itu karna menolak melepas cincin kemenangannya saat mengelap mobil. Ceritanya dimuat di surat kabar dan dia naik banding atas PHK yang di alminya,menggugat penderitaan dan diskriminasi yang dialaminya. Dia mengklaim hanya cincin itulah yang tersisa,dan jika diambil,dia akan hancur.
saya mengenal begitu banyak orang menjadi jutawan pada waktu singkat.Meskipun saya senang mengetahui orang menjadi semakin kaya, saya mengingatkan mereka bahwa dalam jangka panjang" bukan berapa banyak yang mereka hasilkan yang terpenting. melainkan berapa banyak yang mereka simpan"dan untuk berapa generasi.
Comments
Post a Comment