BAB 4: Orang kaya tidak bekerja untuk uang
anda sebaiknya mulai berpikir. anda sedang menatap salah satu pelajaran terbesar dalam hidup. Kalau bisa menarik hikmah dari pelajaran ini,kalian akan menikmati hidup yang dipenuhi rasa aman dan kebebasan yang luar biasa. kalau tidak, kalian akan menjadi sama seperti sebagian besar orang yang sedang berangkat ke kantor dan bekerja dan terus memperkaya orang lain. Mereka bekerja sangat keras untuk uang yang sedikit,bergantung pada ilusi jaminan kerja,menanti-nantikan liburan selama tiga minggu setiap tahun dan mungkin uang pensiun yang amat kecil setelah 45 tahun bekerja. Kalau itu membuat kalian senang,saya saran kan berhenti membaca!
saya pun menjawab"saya tidak akan sekejam itu,saya mungkin terdengar kejam karna saya melakukan yang terbaik untuk menunjukkan sesuatu pada kalian,saya ingin memperluas pandangan klaian,supaya kalian bisa melihat sesuatu yang kebanyakan orang tidak pernah beruntung bisa melihatnya karna pandangan mereka terlalu sempit.Kebanyakan orang tidak pernah melihat perangkap yang mengurung mereka,
saya pernah menerima pertanyaan "Tapi mereka pekerja keras yang baik.apakah anda sedang mentertawakan mereka?"
saya pun menjawab"saya tidak akan sekejam itu,saya mungkin terdengar kejam karna saya melakukan yang terbaik untuk menunjukkan sesuatu pada kalian,saya ingin memperluas pandangan klaian,supaya kalian bisa melihat sesuatu yang kebanyakan orang tidak pernah beruntung bisa melihatnya karna pandangan mereka terlalu sempit.Kebanyakan orang tidak pernah melihat perangkap yang mengurung mereka,
Sebagian besar orang mempunyai harga.Dan mereka mempunyai harga karena emosi manusia yang disebut ketakutan dan ketamakan, Pertama,rasa takut akan hidup tanpa uang memotivasi kita untuk bekerja keras,lalu setelah mendapat slip gaji, ketamakan atau nafsu membuat kita mulai berpikir tentang semua hal indah yang bisa dibeli dengan uang,Pola pun kemudian terbentuk."
"Pola apa?"tanya orang tersebut.
Pola bangun,bekerja,membayar tagihan;bangun bekerja membayar taginan. Hidup manusia selamanya dikendalikan oleh dua emosi yaitu ketakutan dan ketamakan. Tawari mereka uang lebih banyak maka mereka akan meneruskan siklus itu dengan meningkatkan pengeluarkan mereka. itulah yang saya sebut Balap Tikus."
Mereka yang bekerja untuk orang lain akan merasa takut bila tidak mempunyai uang. Mereka tidak menghadapinya dengan menggunakan pikiran.Mereka bertindak secara emosionl,bukannya menggunakan kepala mereka.
Lalu mereka menerima sejumlah kecil uang,dan sekali lagi emosi kegembiraan,hasrat,dan ketamakan mengambil alih.sekali lagi mereka bereaksi,bukannya berpikir.
bukannya mengakui kebenaran tentang apa yang mereka rasakan,mereka malah bereaksi menurut perasaan mereka,bukannya berpikir. Mereka merasa takut,jadi mereka bekerja,dengan harapan uang akan meredakan ketakutan itu,tapi itu tak akan pernah terjadi. ketakutan itu terus menghantui mereka,dan mereka kembali bekerja,lagi-lagi berharap uang akan menenangkan ketakutan mereka,dan sekali lagi itu tidak terjadi. Ketakutan membuat mereka terjebak untuk bekerja,menghasilkan uang,bekerja,menghasilkan uang,begitu seterusnya,berharap ketakutan itu pergi. Namun,setiap hari mereka terjaga,dan ketakutan itu ikut terjaga bersama mereka.
Bagi jutaan orang,kettakutan itu membuat mereka terjaga sepanjang malam,mengakibatkan malam yang penuh kegalauan dan kecemasan.Karena itu mereka bangun dan pergi kerja,berharap gaju mereka akan membunuh ketakutan yang menggerogoti jiwa mereka!
Mereka yang bekerja untuk orang lain akan merasa takut bila tidak mempunyai uang. Mereka tidak menghadapinya dengan menggunakan pikiran.Mereka bertindak secara emosionl,bukannya menggunakan kepala mereka.
Lalu mereka menerima sejumlah kecil uang,dan sekali lagi emosi kegembiraan,hasrat,dan ketamakan mengambil alih.sekali lagi mereka bereaksi,bukannya berpikir.
bukannya mengakui kebenaran tentang apa yang mereka rasakan,mereka malah bereaksi menurut perasaan mereka,bukannya berpikir. Mereka merasa takut,jadi mereka bekerja,dengan harapan uang akan meredakan ketakutan itu,tapi itu tak akan pernah terjadi. ketakutan itu terus menghantui mereka,dan mereka kembali bekerja,lagi-lagi berharap uang akan menenangkan ketakutan mereka,dan sekali lagi itu tidak terjadi. Ketakutan membuat mereka terjebak untuk bekerja,menghasilkan uang,bekerja,menghasilkan uang,begitu seterusnya,berharap ketakutan itu pergi. Namun,setiap hari mereka terjaga,dan ketakutan itu ikut terjaga bersama mereka.
Bagi jutaan orang,kettakutan itu membuat mereka terjaga sepanjang malam,mengakibatkan malam yang penuh kegalauan dan kecemasan.Karena itu mereka bangun dan pergi kerja,berharap gaju mereka akan membunuh ketakutan yang menggerogoti jiwa mereka!
Comments
Post a Comment